Penggunaan wadah makanan berbahan plastik masih dominan di kalangan siswa SMA karena sifatnya yang praktis dan ekonomis. Namun, penggunaan berulang dan paparan panas berpotensi menyebabkan pelepasan mikroplastik yang berdampak pada kesehatan. Di sisi lain, stainless steel merupakan material alternatif yang memiliki ketahanan korosi tinggi, sifat higienis, serta umur pakai yang lebih panjang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman siswa mengenai risiko penggunaan plastik serta keunggulan stainless steel sebagai material yang lebih aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa melalui sosialisasi teknologi tepat guna. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi interaktif, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait bahaya mikroplastik dan pentingnya pemilihan material yang tepat. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kesadaran siswa terhadap penggunaan material yang aman, higienis, dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026