Penelitian ini mengkaji pengaruh paradigma pembelajaran Round Robin Brainstorming (RRB) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar kelas empat dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPAS). Premis penelitian ini didasarkan pada pentingnya menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada anak-anak di usia dini dengan menggunakan strategi pengajaran inovatif yang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Kelas eksperimen yang diberi perlakuan model RRB dan kelompok kontrol, yang tetap menggunakan metode pengajaran konvensional, menjadi subjek penelitian. Desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen digunakan dalam analisis kuantitatif ini. Alat yang digunakan adalah tes berpikir kritis yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Uji-T Sampel Independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Siswa yang diajar menggunakan pendekatan RRB menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih besar, terutama dalam bidang analisis, evaluasi, dan pengambilan kesimpulan. Hasilnya, telah ditunjukkan bahwa penggunaan model RRB memiliki dampak yang menguntungkan terhadap seberapa baik siswa IPAS kelas empat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.
Copyrights © 2026