Pembelajaran Seni rupa memiliki potensi besar dalam mengembangkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan nilai karakter, khususnya sikap peduli lingkungan. Integrasi pembelajaran seni rupa berbasis daur ulang barang bekas dalam Program Adiwiyata menjadi upaya strategis untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran seni rupa berbasis daur ulang, perannya dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di MI Assunniyyah 45 Paseban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru seni rupa, ketua Adiwiyata, dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis daur ulang dilaksanakan melalui praktik pembuatan ecobrick dengan memanfaatkan sampah plastik. Siswa terlibat aktif mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan barang bekas menjadi karya seni guna. Pembelajaran ini menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan, kebiasaan memilah sampah, tanggung jawab, serta kerja sama. Faktor pendukung meliputi kreativitas guru, antusiasme siswa, ketersediaan bahan daur ulang, dukungan sekolah, dan nilai keislaman, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu pembelajaran serta perbedaan karakter siswa. Kesimpulannya, pembelajaran seni rupa berbasis daur ulang Program Adiwiyata memberikan kontribusi dalam membentuk sikap peduli lingkungan siswa Madrasah Ibtidaiyah.
Copyrights © 2026