Bambu merupakan bahan bangunan yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Kabupaten Gowa merupakan kawasan hutan bambu yang cukup luas dengan cakupan luasan mencapai lebih dari 24.000 ha. Kabupaten Gowa memiliki luasan area pohon bambu kedua terbesar di Sulawesi Selatan yaitu sebesar 1.600 ha. Dusun Passimbungang, kecamatan Bajeng Barat, kabupaten Gowa merupakan daerah dimana kita dapat menjumpai banyak pohon bambu namun belum termanfaatkan secara baik di masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis teknologi bambu plester pada pembangunan WC umum warga, yang ingin dicapai dari penelitian ini untuk memberi wawasan baru kepada masyarakat umum bagaimana teknologi pembuatan bambu plester. Teknologi dinding bambu plester sudah dikenal sejak era pendudukan Belanda di Indonesia, ketahan konstruksi bangunan yang menggunakan dinding bambu plester pada pembangunan WC umum Dusun Passimbungang kabupaten Gowa. Dengan perkembangan teknologi, sudah sewajarnya konstruksi bambu plester akan semakin meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu,sehingga nantinya bambu dapat dipandang sebagai teknologi baru, bukan lagi sebagai citra kaum miskin yang murahan.
Copyrights © 2017