Bahan Bakar minyak (BBM) dewasa ini semakin menipis sehingga dibutuhlan sumber energi energi alternatif yang dapat mengantikannya seperti energy surya, energy bayu, energy pasang surut, energy air dan sebagainya. Namun demikian membutuhkan investasi yang cukup besar untuk mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya arus pengisian pada system hybrid energy surya dan energy bayu dan waktu pengisian pada system hybrid. Pengujian di lakukan di Pantai Akarena Makassar dengan kecepatan angin rata-rata 1 – 7 m/dt. Hasil pengujian system hybrid diperoleh bahwa arus rata-rata sebesar 7,39 A selama ± 9 jam pada kondisi cerah dengan kecepatan angin < 5 m/dt sehingga suplai energy listrik dari panel surya tanpa suplai dari Energi Bayu. Namun demikian pada hari yang berbeda ada suplai dari energy bayu pada pukul 15.00 – 17.00 sehingga arus pengisian rata-rata meningkat menjadi 8.02 A dengan kecepatan angin > 5 m/dt. Pengisian ke accumulator tanpa energy bayu membutuhkan watu lebih lama dan pada saat pengisian ke accumulator secara bersama-sama energy surya dan energy bayu menjadi cepat. Dengan demikian waktu pengisian ke accumulator secara hybrid tergantung pada besarnya arus pengisian dari sumber energy.
Copyrights © 2019