Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL

PENERAPAN INFILL ARCHITECTURE SEBAGAI STRATEGI DESAIN PENGOLAHAN LIMBAH IKAN DAN AIR DI KAWASAN PESISIR MUARA ANGKE

Lie, Ferdinansius (Unknown)
Darmady, Irene Syona (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Muara Angke, located in North Jakarta, is a coastal area with intensive fishing activities that generate a significant amount of fish waste estimated at hundreds of kilograms per day. This condition has a direct impact on environmental pollution and the quality of life of the surrounding community. This journal explores the application of infill architecture as a design strategy for developing a fish waste and water treatment facility within limited and densely populated urban spaces. The infill method is used to occupy residual spaces within the existing urban fabric, allowing solutions to be implemented without displacing settlements or altering the macrostructure of the area. Through a context-based design and case study approach, the project integrates organic waste treatment, water recycling systems, and multifunctional public spaces such as community fishing areas and educational hubs. The design focuses on ecological regeneration through a closed-loop system and aims to empower coastal communities socially and environmentally. The study concludes that infill architecture not only provides an adaptive spatial solution, but also supports the development of sustainable, environmentally responsive, and community-oriented infrastructure. Keywords: infill architecture; Muara Angke; waste treatment; water filtration Abstrak Muara Angke, Jakarta Utara, merupakan kawasan pesisir dengan aktivitas perikanan intensif yang menghasilkan limbah ikan dalam jumlah besar, diperkirakan mencapai ratusan kilogram per hari. Kondisi ini berdampak langsung pada pencemaran lingkungan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Artikel ini mengeksplorasi penerapan Infill Architecture sebagai strategi desain untuk merancang fasilitas pengolahan limbah ikan dan air pada area terbatas dan padat penduduk. Metode infill digunakan untuk mengisi ruang-ruang residual di kawasan eksisting, sehingga solusi dapat diterapkan tanpa menggusur permukiman atau mengubah struktur makro kawasan. Melalui pendekatan studi kasus dan perancangan berbasis konteks, proyek ini mengintegrasikan sistem pengolahan limbah organik, daur ulang air, serta ruang publik seperti tempat edukasi dan pemancingan komunitas. Desain difokuskan pada regenerasi ekologis melalui sistem tertutup (closed-loop system) dan pemberdayaan sosial masyarakat pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Infill Architecture tidak hanya menawarkan solusi spasial adaptif, tetapi juga mampu menciptakan bangunan fungsional yang berkelanjutan, responsif terhadap lingkungan, dan memberdayakan komunitas lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jstupa

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Social Sciences

Description

Jurnal STUPA merupakan Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dengan tema: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur ...