Penelitian ini membahas penerapan teknik mindfulness dalam proses pembelajaran di pesantren ditinjau dari perspektif hadits Nabi Muhammad Saw. Mindfulness, yang secara umum dipahami sebagai kesadaran penuh terhadap momen saat ini tanpa penghakiman, memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai spiritual dalam Islam, seperti khusyuk, muraqabah (kesadaran akan pengawasan Allah), dan niat dalam menuntut ilmi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana prinsip-prinsip mindfulness dapat diintegrasikan ke dalam sistem pembelajaran pesantren serta bagaimana relevansi konsep ini dalam hadis-hadis Nabi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan terhadap literatur keislaman dan psikologi kontemporer, serta analisis tematik terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan kesadaran, fokus, dan adab dalam menuntut ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mindfulness dapat memperkuat sikap khusyuk, meningkatkan fokus belajar santri, serta menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, terbuka, dan mendalam. Dengan demikian, mindfulness dapat menjadi pendekatan yang selaras dengan ajaran Islam dalam mendukung efektivitas pembelajaran di pesantren secara holistik, baik dari aspek kognitif maupun spiritual.
Copyrights © 2026