Penelitian ini melakukan diagnosis kritis terhadap data uji riil yang dipublikasikan dalam Laporan Capstone Design [7]. Mesin tersebut, yang menggunakan 1 pisau statis, dirancang untuk target kapasitas 200 gr/menit dan beroperasi pada putaran poros 46.6 RPM. Hasil uji riil menunjukkan kegagalan masif, hanya menghasilkan 60.24 gr/menit 30.12% dari target). Data ini membuktikan bahwa inefisiensi mekanis yang parah terjadi meskipun RPM poros relatif tinggi. Diagnosis ini dikonfirmasi oleh laporan itu sendiri: "penyangkutan pada mata pisau" karena desain 1 pisau. Sebagai bukti solusi komparatif untuk mengatasi inefisiensi ini, data Mesin Baru (4 Mata Pisau, [4]) dianalisis, yang menghasilkan 227.33 gr/menit pada putaran yang lebih rendah 30 RPM. Perbandingan ini menunjukkan bahwa faktor jumlah pisau meningkatkan kapasitas 3.77 kali lipat dan merupakan variabel dominan yang harus dioptimalkan.
Copyrights © 2025