Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peran alexithymia dan loneliness terhadap kecenderungan bunuh diri pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan studi regresi berganda dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu dewasa awal di sidoarjo sebanyak 816.530 orang dengan kriteria berusia 18-40 tahun, tinggal di Sidoarjo, pernah berpikiran untuk melakukan bunuh diri dan bersedia menjadi subjek penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik incidental sampling hingga subjek yang berhasil terkumpul sebanyak 348 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini, diantaranya skala kecenderungan bunuh diri yaitu Adult Suicidal Ideation Questionnaire (ASIQ), skala alexithymia yaitu Toronto Alexithymia Scale (TAS-20) dan skala loneliness yaitu Skala The University of California, Los Angeles Loneliness Scale Version 3 (UCLA LS). Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisis multiple regression. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat alexithymia dan loneliness terhadap kecenderungan bunuh diri pada dewasa awal. Lonelines memiliki pengeruh lebih besar dari pada pengaruh alexithymia terhadap kecenderungan bunuh diri. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat pada laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan, sedangkan tingkat loneliness dan kecenderungan bunuh diri pada Perempuan lebih tinggi dari pada laki-laki.
Copyrights © 2025