Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan positivisme terhadap etika normatif melalui pendekatan studi literatur. Positivisme menekankan objektivitas, fakta empiris, dan verifikasi ilmiah, sedangkan etika normatif berfokus pada penilaian mengenai apa yang seharusnya dilakukan manusia secara moral. Perbedaan orientasi tersebut sering menimbulkan ketegangan, terutama ketika nilai dan norma dipertanyakan kebenaran ilmiahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan riset digital dan Teknik scanning research terhadap buku serta artikel ilmiah dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa positivisme cenderung membatasi ruang etika normatif karena hanya mengakui kebenaran yang dapat diverifikasi secara empiris. Namun, etika normatif tetap memiliki peran penting dalam memberikan arah moral terhadap penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat modern. Oleh karena itu penelitian ini menegaskan bahwa positivisme dan etika normatif tidak seharusnya dipertentangkan secara dikotomis, melainkan dipahami secara dialogis dan saling melengkapi dalam menghadapi persoalan etika kotemporer.
Copyrights © 2026