Latar Belakang: Masalah berat badan lahir rendah (BBLR) masih menjadi isu kesehatan penting yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian bayi, dengan prevalensi yang cukup tinggi secara global maupun di Indonesia. Salah satu faktor risiko yang berperan adalah paparan asap rokok pada ibu hamil, yang dapat mengganggu suplai oksigen dan nutrisi ke janin sehingga meningkatkan risiko BBLR. Data di RS Siti Khadijah menunjukkan kejadian BBLR yang masih cukup tinggi, sementara kebiasaan merokok di dalam rumah menyebabkan ibu hamil tetap terpapar asap rokok. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan paparan asap rokok terhadap kejadian BBLR di RS. Siti Khadijah Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan Berat Badan Bayi Lahir di RS. Siti Khadijah sejak bulan Maret 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga ditentukan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS versi 22 dan dianalisis dengan chi square. Hasil: Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,029 (p<0,05), yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paparan asap rokok dalam rumah dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RS. Siti Khadijah Tahun 2026
Copyrights © 2026