Pengelolaan inventory yang masih dilakukan secara manual pada Bali Food Industry berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan stok serta meningkatkan risiko bahan baku kedaluwarsa. Oleh karena itu, diperlukan sistem manajemen inventory yang terkomputerisasi untuk meningkatkan akurasi pencatatan dan efisiensi pengelolaan stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen inventory berbasis website menggunakan framework Laravel dengan menerapkan metode First Expired First Out (FEFO). Penelitian menggunakan metode rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Evaluasi usability dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) terhadap 8 responden. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur dashboard, manajemen inventory, pengelolaan pesanan, dan laporan. Hasil evaluasi usability menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 81,56 yang termasuk dalam kategori Excellent, menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan dan diterima pengguna. Sistem manajemen inventory berbasis web yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan stok, mempermudah pemantauan inventory secara real-time, serta meminimalkan risiko bahan baku kedaluwarsa.
Copyrights © 2026