Rendahnya minat membaca siswa sekolah dasar menjadi tantangan serius dalam pengembangan literasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam mengembangkan budaya membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif secara mendalam dengan menelaah berbagai jurnal yang membahas pemgembangan budaya membaca siswa sekolah dasar melalui pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri 1 Cibatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi GLS melalui tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran berhasil meningkatkan minat baca siswa sebesar 65% Kegiatan pojok baca menjadi strategi paling efektif dalam membangun budaya membaca. Manfaat yang diperoleh meliputi peningkatan kemampuan literasi dasar, pengembangan karakter positif, dan terciptanya lingkungan sekolah yang literat. Implementasi GLS terbukti efektif sebagai strategi komprehensif dalam mengembangkan budaya membaca dan meningkatkan keterlibatan aktif seluruh komunitas sekolah dalam gerakan literasi.
Copyrights © 2026