Industri perhotelan merupakan sektor padat karya yang menghadapi tantangan tinggi terkait turnover dan retensi karyawan akibat karakteristik pekerjaan yang menuntut serta dinamika lingkungan bisnis yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, pengembangan karier, dan turbulensi pasar terhadap retensi karyawan berkelanjutan pada industri perhotelan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh karyawan kontrak dan daily worker Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang sejumlah 93 responden. Data dianalisis menggunakan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan dan merupakan faktor yang paling dominan, terutama pada aspek keadilan kompensasi dan kompensasi nonfinansial. Pengembangan karier juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, dengan indikator penilaian kinerja sebagai faktor terkuat dasar pengembangan karier. Selain itu, turbulensi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan, yang mengindikasikan bahwa dalam kondisi ketidakpastian pasar, karyawan cenderung memilih bertahan sebagai bentuk keamanan kerja. Model penelitian memiliki kemampuan menjelaskan yang tinggi dengan nilai R² sebesar 0,759, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 75,9% variasi retensi karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa retensi karyawan berkelanjutan pada industri perhotelan dibentuk oleh kombinasi faktor internal dan eksternal.
Copyrights © 2026