Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi risiko human error dalam proses produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT. Persada Nawakartika Nucless Nganjuk menggunakan Pendekatan SHERPA dan Poka-Yoke. Metode SHERPA diterapkan melalui langkah Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk memetakan tugas dan sub-tugas operator, diikuti dengan identifikasi jenis kesalahan manusia yang berpotensi terjadi pada setiap tahapan produksi. Data diperoleh dari observasi, wawancara, serta kuesioner yang diisi oleh para responden dengan latar belakang di bidang produksi dan quality control. Hasil analisis ordinal probability dan criticality menunjukkan bahwa kesalahan paling dominan terjadi pada penyusunan produk jadi dan proses melakban dus, dengan persentase kontribusi kesalahan sebesar 57,14% dan 14,29% dengan dampak signifikan terhadap keterlambatan proses dan kualitas produk. Selanjutnya, penerapan metode Poka-Yoke digunakan untuk merancang solusi pencegahan human error melalui peningkatan pelatihan, pengawasan ketat terhadap SOP, serta pengimplementasian teknologi pengingat dan pemeriksaan berkala. Diagram Pareto digunakan untuk memprioritaskan upaya perbaikan berdasarkan tingkat keparahan risiko. Hasil implementasi metode ini diharapkan dapat mengurangi frekuensi kesalahan operator, meningkatkan efisiensi produksi, serta kualitas output produk AMDK PT. Persada Nawakartika. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan teknik mitigasi human error di industri manufaktur kemasan minuman.
Copyrights © 2026