Budidaya selada dengan menggunakan media polibag merupakan pilihan sistem produksi hortikultura yang efisien untuk skala rumah tangga, memanfaatkan lahan secara optimal dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi. Namun, di daerah perdesaan, penerapannya masih terhambat oleh kurangnya pengetahuan teknis dan informasi mengenai kelayakan usaha. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif-analitis dengan menerapkan budidaya selada berbasis media polibag, disertai analisis finansial yang mencakup komponen biaya bahan baku, bahan pendukung, biaya operasional, dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89, dengan harga pokok per kilogram (HPP) sebesar Rp9.596, yang lebih rendah dibandingkan harga jual Rp10.000 per kilogram. Analisis kelayakan usaha mengindikasikan titik impas pada produksi 294,9 kg, dengan nilai penjualan sebesar Rp2.949.000, laba bersih Rp13.000, return on investment (ROI) sebesar 10%, dan periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan. Berdasarkan temuan tersebut, budidaya tanaman selada menggunakan Polibag media dinyatakan memiliki kelayakan finansial dan potensi pengembangan yang baik untuk skala rumah tangga di daerah pedesaan.
Copyrights © 2026