Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik langar dalam agama Sikh di Kota Tebing Tinggi berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, baik di dalam komunitas maupun dalam interaksi dengan masyarakat luas. Tradisi langar yang diwariskan oleh Guru Nanak tidak hanya merupakan ritual keagamaan, tetapi juga mengandung dimensi sosial yang relevan dalam membangun kebersamaan, kesetaraan, dan toleransi dalam masyarakat multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama Sikh dan anggota komunitas, serta dokumentasi kegiatan di Gurdwara Tebing Tinggi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada teori sosiologi agama Émile Durkheim tentang ritual kolektif dan Peter L. Berger mengenai konstruksi sosial atas realitas keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tradisi langar memperkuat solidaritas internal umat Sikh melalui keterlibatan kolektif dalam penyediaan, pengolahan, dan penyajian makanan secara sukarela tanpa memandang perbedaan status sosial. Praktik langar juga membangun solidaritas eksternal dengan masyarakat non-Sikh melalui keterbukaan, kebersamaan, dan interaksi lintas agama yang menumbuhkan toleransi. Praktik ini memiliki makna simbolik dan spiritual yang mempertegas prinsip kesetaraan dan pelayanan tanpa pamrih (seva). Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan jumlah penganut dan perubahan sosial, komunitas Sikh di Tebing Tinggi tetap menjaga tradisi ini melalui didikan kepada umat Sikh kepada anak-anak mereka agar tradisi masih terjaga dengan baik dan juga, begitu juga dengan kerja sama lintas agama,penguatan nilai dan gotong royong. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa praktik langar di Kota Tebing Tinggi berperan ganda: sebagai pengamalan iman Sikh sekaligus instrumen sosial yang memperkuat solidaritas dan kohesi dalam masyarakat multikultural.
Copyrights © 2026