Kondisi struktur jalan di sekitar terminal peti kemas Kawasan Industri Tanjung Mas Semarang yang berliku, retak dan sering rusak menimbulkan ketidaknyamanan pengemudi, beresiko merusak kendaraan, serta menghambat distribusi barang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan mortar busa dengan variasi komposisi terhadap pengingkatan nilai CBR dan parameter kuat geser pada tanah lempung eksisting di Kawasan Industri Tanjung Emas Semarang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan sempel tanah lempung eksisting dari JL.Baruna Selatan, Kota Semarang, Variasi campuran mortar busa yang ditambahkan sebesar 10%, 15%, 20%, dan 25%. Pengujian meliputi sifat fisis tanah (analisis saringan, berat jenis, kadar air, berat isi tanah) dan pengujian mekanis (Proctor, Kuat Geser Tanah dan CBR Unsoaked). Hasil penelitian menunjukkan tanah asli memiliki nilai CBR Unsoaked 4,92% dan sudut geser dalam (∅) 14,22. Nilai CBR Unsoaked tertinggi diperoleh pada campuran mortar busa 25% sebesar 15,65%, yang termasuk kategori sedang (7%-20%). Nilai kuat geser (∅) tertinggi juga dihasilkan oleh campuran 25% mortar busa, yaitu sebesar 38,87°. Dengan demikian, penambahan mortar busa terbukti mampu meningkatkan daya dukung dan parameter kuat geser tanah lempung eksisting secara signifikan.
Copyrights © 2025