Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, jumlah tenaga kerja, dan pendidikan tenaga kerja terhadap kinerja BUMDes serta implikasinya terhadap keberlanjutan usaha BUMDes di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian BUMDes di Kabupaten Buleleng. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 174 pengelola BUMDes. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja dan pendidikan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha BUMDes, sedangkan modal usaha tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Jumlah tenaga kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja BUMDes, sementara modal usaha dan pendidikan tenaga kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja. Kinerja BUMDes berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha, namun tidak mampu memediasi pengaruh modal usaha, jumlah tenaga kerja, dan pendidikan tenaga kerja terhadap keberlanjutan usaha BUMDes.
Copyrights © 2026