Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transfer pricing, sales growth, intensitas modal, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance serta tinjauannya dari sudut pandang islam. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh sampel berjumlah 19 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Indonesian Stock Exchange (IDX). Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel transfer pricing tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,605 yang lebih besar dari 0,05. Sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,515 yang lebih besar dari 0,05. Intensitas modal berpengaruh positif signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dengan nilai signifikannya sebesar 0,985 yang lebih rendah dari 0,05. Dalam sudut pandang Islam bahwa sales growth, intensitas modal, dan ukuran perusahaan dan tax avoidance secara keseluruhan sudah memenuhi syariat Islam sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadits. Namun, transfer pricing bertentangan dalam syariat islam.
Copyrights © 2026