Preeklamsia merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas maternal di Indonesia, yang diperparah oleh rendahnya deteksi dini dan pemahaman ibu hamil mengenai tanda bahaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dalam pemantauan tekanan darah mandiri dan pengenalan dini tanda bahaya preeklamsia. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah interaktif, demonstrasi praktik penggunaan tensimeter digital, serta pengisian kartu pemantauan mandiri. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil trimester II dan III, kader kesehatan, serta bidan desa. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif, di mana mayoritas peserta mampu menyebutkan minimal tiga tanda bahaya preeklamsia pasca-edukasi. Secara psikomotor, peserta berhasil mempraktikkan pengukuran tekanan darah secara akurat dan mendokumentasikannya pada kartu observasi. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi ibu hamil berisiko tinggi yang memerlukan rujukan medis segera. Edukasi berbasis komunitas efektif memberdayakan ibu hamil untuk melakukan deteksi dini risiko hipertensi kehamilan. Program ini diharapkan dapat berkontribusi langsung pada penurunan angka komplikasi preeklamsia melalui penguatan kemandirian kesehatan di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026