Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami anak usia sekolah dan berpotensi menghambat kondisi kesehatan maupun aktivitas belajar. Di SDN Botoramba 1 ditemukan bahwa pemahaman siswa terkait penyebab, tanda dan gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan ISPA masih terbatas. Selain itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah juga belum berjalan secara maksimal. Secara konseptual, promosi kesehatan merupakan proses pemberdayaan melalui edukasi yang bertujuan menambah pengetahuan, membangun sikap positif, dan mendorong terbentuknya perilaku sehat. Pendekatan ini dinilai tepat karena menitikberatkan pada pencegahan serta keterlibatan aktif peserta. Berbagai kegiatan sebelumnya membuktikan bahwa pendidikan kesehatan di sekolah dapat meningkatkan wawasan siswa mengenai kebersihan diri dan pencegahan penyakit menular. Namun, banyak program masih berpusat pada ceramah tanpa praktik langsung maupun penilaian perubahan perilaku. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi cuci tangan, etika batuk, penggunaan masker, penyediaan media edukasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Program dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan siswa dan guru sebagai mitra. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 23,1% menjadi 74,4% serta perbaikan perilaku sehat siswa. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, menekan risiko penularan ISPA, dan menciptakan suasana belajar yang sehat.
Copyrights © 2026