Pembelajaran fikih di MTs Ma’arif NU 1 Cilongok masih menghadapi kendala berupa rendahnya keaktifan dan antusiasme siswa akibat penggunaan metode konvensional yang monoton. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang dapat mendorong keterlibatan aktif siswa, salah satunya melalui pendekatan gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam persepsi guru dan siswa terhadap penerapan gamifikasi dalam pembelajaran fikih. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi diterapkan melalui permainan sederhana seperti teka-teki silang dan mencocokkan kartu tanpa menggunakan teknologi digital. Gamifikasi ini membentuk persepsi positif bagi guru dan siswa, seperti meningkatnya keaktifan, antusiasme, pemahaman materi, serta kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri siswa. Pemberian poin dan reward juga mampu memperkuat motivasi belajar dan menciptakan kompetisi yang sehat, sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan interaktif. Namun, terdapat beberapa kendala seperti proses adaptasi awal, adanya siswa yang masih pasif, serta tekanan waktu dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, diperlukan variasi metode dan pengelolaan pembelajaran yang lebih optimal agar penerapan gamifikasi dapat berjalan lebih efektif.
Copyrights © 2026