Digitalisasi telah mengubah cara individu memperoleh informasi gizi dan membentuk perilaku makan. Literasi pola makan sehat digital menjadi faktor penting dalam mendukung perilaku makan sehat, khususnya pada mahasiswa kesehatan yang memiliki akses tinggi terhadap informasi digital. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 120 mahasiswa kesehatan di Universitas Indonesia Maju Jakarta, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur literasi pola makan sehat digital dan perilaku pola makan sehat. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tingkat literasi pola makan sehat digital berada pada kategori sedang hingga cukup baik (mean = 37,28; SD = 4,91), sedangkan perilaku pola makan sehat tergolong sedang (mean = 11,37; SD = 4,19). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara literasi pola makan digital dengan perilaku makan sehat (ρ = 0,198; nilai p = 0,03), namun dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah. Literasi pola makan sehat digital berhubungan dengan perilaku makan sehat, tetapi kontribusinya relatif kecil. Diperlukan intervensi yang tidak hanya meningkatkan literasi digital, tetapi juga mengintegrasikan strategi perubahan perilaku untuk meningkatkan praktik pola makan sehat secara lebih optimal.
Copyrights © 2026