Remaja di lingkungan sekolah rentan terhadap pengaruh kelompok teman sebaya yang dikhawatirkan mengarah pada konformitas dan, dampaknya akan muncul perilaku bullying. Penelitian ini mengkaji kaitan konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Negeri 6 Kota Jambi. Desain penelitian adalah korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sejumlah 101 responden diambil melalui proportionate stratified random sampling menggunakan rumus Slovin. Kriteria inklusi meliputi siswa aktif kelas VII–IX, aktif disekolah dan tidak mengalami gangguan piskologis. Instrumen penelitian berupa kuesioner konformitas teman sebaya yang diadaptasi dari Pujasari (2019) dan kuesioner perilaku bullying dari Hardiningsih Setiowati (2019). Analisa data menggunakan Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mempunyai konformitas dan perilaku bullying pada kategori rendah, masing-masing 63,4% dan 54,5% ; serta adanya hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying pada remaja (r=0,276 dan p-value=0,003). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai individual dan ketahanan sosial remaja untuk mencegah perilaku bullying yang dipicu oleh konformitas teman sebaya di lingkungan sekolah. Direkomendasikan peneliti selanjutnya mengkaji faktor lain yang mempengaruhi hubungan tersebut agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif
Copyrights © 2026