Nyeri punggung bagian bawah merupakan masalah kesehatan yang sering dianggap sepele namun sangat berpengaruh bagi penderitanya. Peran perawat dalam manajemen nyeri pada pasien low back pain salah satunya dengan menggunakan terapi non-farmakologi. Terapi non-farmakologi yang bisa jadi pilihan yaitu dengan terapi modalitas TENS. TENS menstimulasi dengan listrik tegangan rendah yang akan menghasilkan efek analgesik, terutama melalui proses pengaktifan serabut A Beta yang berfungsi menghambat neuron nociceptor di kornudorsalis medulaspinalis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh terapi TENS terhadap skala nyeri pada pasien low back pain di Poli Rehabilitasi Medik RSI Aisiyah Malang. Merupakan penelitian eksperimental dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Uji analisa data menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemberian terapi TENS terhadap skala nyeri pada pasien low back pain (p-value =0,000). Rerata skala nyeri sebelum diberikan terapi TENS sebesar 6,91 sedangkan skala nyeri setelah terapi TENS adalah 2,95. Sehingga terapi TENS berpengaruh terhadap skala nyeri pada pasien low back pain. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti riwayat penyakit terdahulu pada pasien low back pain
Copyrights © 2026