Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERBEDAAN EFEKTIVITAS HIDROTERAPI METODE RENDAM AIR DENGAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF (ROP) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU Aprianus Bhoja; Arie Jefry Ka'arayeno; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1988

Abstract

Hidroterapi dan relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah namun belum diketahui efektivitas dari dua terapi tersebut. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan efektivitas hidroterapi metode rendam air dengan relaksasi otot psrogresif (ROP) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Desa Landungsari Kecamatan Dau Malang. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperiment. Teknik Sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 34 responden. Pengumpulan data menggunakan alat sphymomanometer. Analisis untuk tiap intervensi menggunakan uji paired t test dengan hasil bahwa hidroterapi dan relaksasi otot progresif didapatkan nilai signifikansi 0,000 dan untuk nilai α adalah 0,05 yang berarti terdapat pengaruh dari hidroterapi dan relaksasi otot progresif terhadap lansia penderita hipertensi di posyandu desa landungsari kecamatan dau malang sedangkan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua terapi menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sistole hidroterapi sebesar 14,117 dengan nilai signifikan 0,000 sedangkan ROP sebesar 9.411 dengan nilai signifikan 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa hidroterapi lebih besar mengalami penurunan jika dibandingkan dengan relaksasi otot progresif. Hydrotherapy and progressive muscle relaxation are claimed as a therapy method which could be reduced the blood pressure, however, the effectiveness of these two therapies method needs to be definited. This current research aimed to figure out the difference between the effectiveness of the hydrotherapy water soak method with progressive muscle relaxation (ROP) to reduce blood pressure at the elderly who have hypertension at the Integrated Healthcare Center Landungsari, sub-district Dau The current research used quasi-experimental as its research design. This research used Simple Random sampling as the sampling technique, and there were 34 respondents. In order to collect the data, the researcher used a sphygmomanometer as the tool to gain the necessary data. Analysis for each intervention used paired t-test with the result that hydrotherapy and progressive muscle relaxation obtained a significance value of 0,000 and for the value of α was 0.05, which means that there is an influence of hydrotherapy and progressive muscle relaxation to the elderly with hypertension at Integrated Healthcare Center Landungsari, sub-district Dau whereas to determine the difference about the effectiveness of the two therapies was using the independent t-test. The results showed that the average hydrotherapy systole was 14.117 with a significant value of 0.000 while the ROP was 9,411 with a significant value of 0,000. This shows that hydrotherapy is greater when compared to progressive muscle relaxation. Keywords: Hypertension, Hydrotherapy, Water Soak Method, Progressive Muscle Relaxation.
PERBEDAAN STATUS GIZI BAYI YANG MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF IBU DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) YANG BERBEDA DI POSYANDU MAWAR TLOGOMAS MALANG Selvi Nopianti; Atti Yudiernawati; Arie Jefry KA.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.091 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.151

Abstract

Pemenuhan gizi yang baik untuk ibu menyusui bermanfaat bagi dirinya dan bayinya selama menyusui. Indeks Masa Tubuh merupakan indikator status gizi untuk memantau berat badan normal pada orangdewasa dan bukan menentukan overweight/obesitas pada anak-anak dan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi bayi yang mendapatkan asi eklusif ibu dengan indeks masa tubuh yang berbeda Di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan desain Komparatif.Populasinya adalahsemua ibu yang menyusui yang berjumlah dan mempunyai Kartu Menuju Sehat dengan jumlah populasi 52 ibu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan quota sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Paired Simple T-Test dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil pengumpulan data penelitian hampir seluruh (86,7%) dari bayi responden memiliki status gizi baik sebanyak 26 orang, dan sebagian besar (66,7%) dariresponden memiliki status gizi normal sebanyak 20 orang. Hasil analisis bivariat menunjukan p value = 0,012 artinya p value < 0,05. Artinya ada perbedaan Status Gizi Bayi Yang Mendapatkan Asi Eklusif Ibu Dengan Indeks Masa Tubuh di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Kata kunci: ASI eksklusif, Indeks Masa Tubuh, Status gizi
HUBUNGAN HIPERTENSI KEHAMILAN PADA IBU DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUREN KABUPATEN MALANG Leni Marlina Milla; Arie Jefry Ka&#039;arayeno; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2007

Abstract

Hipertensi kehamilan menyebabkan gangguan fungsi plasenta yang mengakibatkan janin mengalami gangguan pertumbuhan berupa berat bayi lahir rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan hipertensi kehamilan ibu dengan berat bayi lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Turen Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian sebanyak 34 ibu nifas yang memiliki bayi BBLR dan sampel penelitian sebanyak 34 orang dengan penentuan menggunakan Total Sampling.Instrumen untuk Hipertensi menggunakan tensi meter dan untuk BBLR menggunakan timbangan, datanya di ambil di rekam medis.Analisis data megunakan uji uji Pearson Product Moment.Hasil penelitian membuktikan hampir seluruhnya 28 responden (82,4%) mengalami hipertensi kehamilan sedang dan hampir seluruhnya 32 responden (94,1%) memiliki bayi dengan berat bayi lahir rendah. Hasil uji Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan hipertensi kehamilan ibu dengan berat bayi lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Turen Kabupaten Malang didapatkan p value = (0,002) < (0,05). Ibu hamil harus mengkontrol tekanan darahnya agar dapat menurunkan resiko terjadinya BBLR. Pregnancy hypertension causes impaired placental function which results in the fetus experiencing growth disturbance in the form of low birth weight babies. The purpose of this study was to determine the relationship of maternal hypertension with low birth weight babies in the work area of Turen Health Center in Malang Regency. The study design used a cross sectional design with a retrospective approach. The study population was 34 postpartum mothers with LBW infants and the study sample was 34 people with determinations using total sampling. Data collection techniques using instruments in the form of observation sheets and medical records. Data analysis method used is the Pearson Product Moment test. The results showed that almost all 28 respondents (82.4%) had moderate pregnancy hypertension and almost all 32 respondents (94.1%) had babies with low birth weight babies. Pearson Product Moment test results showed a relationship of maternal hypertension with low birth weight babies in the work area of Turen Health Center in Malang Regency, obtained p value = (0.002)
HUBUNGAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR BERSIH DAN SABUN DENGAN KEJADIAN DEMAM THYPOID PADA ORANG DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO Maria Ernawati Dona Awa; Supriyadi Supriyadi; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.565 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1546

Abstract

Demam thypoid merupakan penyakit sistemik akut yang menyerang saluran pencernaan, penyebabnya adalah bakteri salmonella typhi. Penularan bakteri Salmonella typhi salah satunya melalui jari tangan atau kuku. Kebersihan tangan yang tidak memenuhi syarat juga berkontribusi menyebabkan penyakit terkait makanan. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun dengan kejadian demam thypoid pada orang dewasa di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo. Desain penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cohort retrospektif. Populasi penelitian ini sebanyak 123 responden, sampel 47 kelompok kasus dan 47 kelompok kontrol, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data rekam medik dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen.Penelitian ini menggunakan uji statistikfisher exact. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kebiasaan mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun dengan kejadian demam thypoid pada orang dewasa di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo dengan p-value 0,000 (p-value ≤ 0,005). Disarankan kepada masyarakat untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dengan cara membiasakan diri untuk mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun sebelum dan setelah melakukan kegiatan sehari-hari, khususnya sebelum makan, setelah BAB agar terhindar dari penyakit termasuk demam thypoid. ABSTRACT Thypoid fever is an acute systemic disease that attacks the digestive tract, the cause isbacteria salmonella typhi. Transmission of the bacteria Salmonella typhi is one of them through the fingers or nails. Hand hygiene that does not meet the requirements also contributes to food related diseases. The general objective of this study was to determine the relationship of hand washing habits using clean water and soap with the incidence of typhoid fever in adults in the work area of Dinoyo Health Center. The study design used a correlation design with aapproach retrospective cohort. The study population was 123 respondents, a sample of 47 case groups and 47 control groups, sampling using simple random sampling. This study uses medical record data and uses a questionnaire as an instrument. This study usesstatistics fisher exact. The results showed a correlation between hand washing habits using clean water and soap with the incidence of typhoid fever in adults in the work area of Dinoyo health center with a p value of 0.000 (p value ≤ 0.005). It is recommended to the public to always wash their hands using clean water and soap to avoid illness including typhoid fever. Keywords: Clean water and soap; thypoid fever; handwashing.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA PENYANDANG CACAT FISIK DI PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR KECAMATAN SUKUN MALANG Adrianus Yofanto Angi Piran; Roni Yuliwar; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.704 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.203

Abstract

Perkembangan kepercayaan diri pada remaja penyandang cacat fisik diawali dengan pengenalan secara fisik, bagaimana mereka dapat memahami dirinya. Penilaian terhadap dirinya tersebut akan membentuk penerimaan terhadap diri sendiri (self acceptance). Remaja penyandang cacat fisik dengan penilaian yang positif terhadap dirinya akan menyukai dan menerima keadaan dirinya sehingga akan mengembangkan rasa percaya diri, harga diri, dan dapat melakukan interaksi sosial secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerimaan Diri dengan Kepercayaan Diri dalam Interaksi Sosial pada Remaja Penyandang Cacat Fisik di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kecamatan Sukun Malang. Desain dalam penelitian ini adalah correlasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penerimaan Diri sebagai variabel independen dan Kepercayaan Diri sebagai variabel dependen. Sampling yang digunakan adalah Purposive Samping dengan sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27-31 Agustus 2013 dengan uji terpakai berupa skala pengukuran penerimaan diri dan kepercayaan diri model Likert yang disusun dan dikembangkan oleh peneliti, serta metode wawancara langsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat penerimaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 56 % (19 orang), kepercayaan diri remaja penyandang cacat fisik sebagian besar adalah sedang, yaitu 53 % (18 orang). Dari hasil analisis korelasional melalui teknik Product Moment Pearson diperoleh korelasi positif yang kuat dan signifikan antara penerimaan diri dan kepercayaan diri dengan (rxy = 0,836; p = 0,000 < () 0,01 dan 0,05), sehingga H1 diterima. Semakin tinggi penerimaan diri pada remaja penyandang cacat fisik semakin tinggi pula kepercayaan dirinya dalam interaksi sosial. Kata Kunci: Cacat fisik, interaksi sosial, kepercayaan diri, penerimaan diri, remaja.
EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT JAHE MERAH DAN GARAM TERHADAP NYERI SENDI PENDERITA GOUT ARTRITIS DI KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Adrianus Pake Yada; Arie Jefry Ka&#039;arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.044 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1967

Abstract

Gout arthritis atau asam urat merupakan penyakit karena terjadinya penumpukan kristal dan menyebabkan timbulnya nyeri, kerusakan sendi, sendi dapat kehilangan fungsinya sehingga dibutuhkan penanganan medis secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Terapi nonfarmakologis yang diketahui bermanfaat untuk nyeri gout arthritis adalah kompres hangat jahe merah dan garam. Jahe merah memiliki rasa pedas, hangat serta mengandung gingerol, minyak terbang, limonene, acid aspartic yang menghambat munculnya rasa nyeri serta garam mengandung kalium, natrium, dan iodium yang akan berkonstraksi otot dan menekan inplus nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi kompres hangat jahe merah dan garam terhadap nyeri sendi penderita Gout Artritis di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Teknik sampling menggunakan claster sampling dengan sampel sebanyak 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi (Numerical Rating Scale). Analisa data menggunakan uji wilcoxon (p-value= 0,05). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nyeri sebelum intervensi berada pada median 7 (4-9) dan setelah diberi intervensi nyeri berada pada median 4 (= 2-7) jadi, kompres hangat jahe merah dan garam efektif menurunkan nyeri sendi pada penderita gout artritisdi Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (p-value = 0,000). Kompres hangat jahe merah dan garam dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer dalam menangani nyeri pada penderita gout artritis. Peneliti selanjutnya dapat meneliti efek antara jahe merah dan garam mana yang lebih efektif terhadap nyeri gout artitis. Gouty arthritis or gout is a disease caused by the accumulation of crystals and causes pain, joint damage, joints can lose its function so that medical treatment is needed pharmacologically or nonpharmacologically. Non-pharmacological therapies that are known to be beneficial for gout arthritis pain are warm compresses of red ginger and salt. Red Ginger has a spicy, warm taste and contains gingerol, flying oil, limonene, acid aspartic which inhibits the appearance of pain and salt containing potassium, sodium, and iodine which will contract muscles and suppress pain inplus. This study aims to determine the effectiveness of a combination of warm compresses of red ginger and salt on joint pain in patients with Gout Arthritis in Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang. The research design used was pre experimental with one group pre-post test design. The sampling technique uses cluster sampling with a sample of 57 respondents. Data collection uses observation sheets (Numerical Rating Scale). Data analysis using Wilcoxon test (p-value = 0.05). The results of this study found that pain before intervention was at a median of 7 (4-9) and after being given pain intervention was at a median of 4 (= 2-7) so, warm compresses of red ginger and salt were effective in reducing joint pain in patients with gouty arthritis in the Kelurahan Merjosari Malang Lowokwaru District (p-value = 0,000).Warm compresses of red ginger and salt can be an alternative complementary therapy in dealing with pain in patients with gout arthritis. Further researchers can examine the effect between red ginger and salt which is more effective against gouty arthritis pain. Keywords: Gouty Arthritis, Compresses, Ginger, Salt, and Joint Pain
PENGARUH LIFE REVIEW THERAPY (METODE MENULIS DAN MENDENGAR MUSIK) TERHADAP FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI PANTI WERDHA PANGESTI LAWANG Novita Kaba Bulu; Arie Jefry Ka&#039;arayeno; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1999

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas dan pada usia ini lansia akan mengalami proses penuaan yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif yaitu dimana terjadinya penurunan proses pikir, strategi memori yang kurang tepat, kesulitan memusatkan perhatian, mudah beralih pada hal yang kurang perlu, kesulitan belajar sesuatu yang baru dan memerlukan lebih banyak petunjuk/isyarat untuk mengingat kembali. Salah satu terapi yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada lansia yaitu Life review therapy. dengan metode menulis dan mendengar musik, terapi ini bermanfaat menyeimbangkan otak, melakukan integrasi sensori yang mempengaruhi emosi dan penurunan kecemasan sehingga mampu meningkatkan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang. Desain penelitian mengunakan desain pra experiment dengan pendekatan one-group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji McNemar dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum diberikan life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik seluruhnya 40 (100%) responden memiliki fungsi kognitif tidak normal dan mengalami peningkatan menjadi normal sesudah diberikan life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik pada separuh 20 (50,0%) responden. Hasil uji McNemar didapatkan p value= (0,000) < (0,05) sehingga ada pengaruh life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka life riview therapi dapat dilakukan dipanti werdha dan di berbagai panti lainnya sebagai tindakan keperawatan guna meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Elderly is someone who has reached the age of 60 years and above and at this age the elderly will experience an aging process that causes a variety of health problems one of which is a decline in cognitive function that discusses thought processes, inappropriate memory strategies, difficulty focusing attention, easy to be moved on things that less need, difficulty learning something new and need more instructions / references to recall. One of the therapies used to improve cognitive abilities in the elderly is life review therapy. with the method of writing and listening to music, this therapy is useful to balance the brain, perform sensory integration that enhances transition and improves cognitive abilities. The purpose of this study was to study the effect of life therapy review by the method of writing and listening to music on the cognitive function of the elderly at the Pangesti Lawang Nursing Home. The study design used a pre-experimental design with one-group pre-post test design. The population in this study were 46 elderly with the study sample using simple random sampling, so the number of research samples was 40 respondents. The technique of collecting data uses instruments in the form of a Montreal Cognitive Assessment (MoCA) questionnaire. The method of analyzing the data used is using the McNemar test using SPSS. The results of the study prove that before being given life review therapy with the method of writing and listening to music all 40 (100%) respondents had abnormal cognitive function and improvement improved to normal given life review therapy with the method of writing and listening to music in half 20 (50.0% ) respondent. McNemar test results obtained p = (0,000)
Efektivitas Penerapan Terapi Musik Mozart (Violin Concerto) Terhadap Nyeri Haid Primer Yohana Bila Rangga; Sirli Mardianna Trishinta; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.059 KB) | DOI: 10.33366/nn.v5i2.2283

Abstract

Menstrual pain is a symptom that occurs when hormone progesterone in the body is in balanced which can relief with classical music therapy. The purpose of this study was to determine the effect of Mozart music therapy on primary menstrual pain in students of the nursing Program at Tribuwana Tunggadewi University Malang. The research Science design used one-group pre-post test design. Samples are Student of Nursing Science program of UNITRI bortch 2020 which experienced menstrual used or primary menstrual pain amounted 30 people. Data collecting used purposive sampling. Instrument research used by observation level pain or NRS (numerical rating scale). Data analyzed by Marginal Homogeneity Test. The result of the study prove almost half the of student of nursing science program at tribhuwana tunggadewi university malang batch 2020 said the experienced level of primary menstruasi pain are very severe and most of them experienced severe  level of paint. The result of marginal homogeneity test obtained ñvalue: (0,000) (0,005) so that there is on effect of therapy classical music mozart against primary menstrual pain on Student of Nursing Science Program At Tribhuwana Tunggadewi University Malang. Batch 2020. Based on this research, it is hoped that further researchers can ensure other factors that reduce the level of primary menstrual pain
EFEKTIVITAS KOMBINASI HIDROTERAPI DAN TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI GRADE I DI POSYANDU BODROYONO KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Paska Lia Umi Astuti; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.151 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.2220

Abstract

Angka kematian akibat komplikasi hipertensi dari tahun ke tahun semakin meningkat. Dan paling banyak ditemukan pada seseorang dengan usia diatas 55 tahun. Hipertensi terjadi akibat menyempitnya pembuluh darah terutama pada pembuluh arteri yaitu pada pembuluh darah yang paling kecil atau pembuluh halus (vein). Penanganan hipertensi bersifat berkelanjutan. Hidroterapi merupakan metode nonfarakologis dengan pendekatan “lowtech” serta murah, mengandalkan respon-respon tubuh terhadap air hangat yang kemudian secara konduksi suhu bepindah ke tubuh seseorang, begitu juga teknik relaksasi progresif yang menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah serta menurunkan ketegangan otot. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui seberaba besar pengaruh atau efektivitas terapi hidroterapi dikombinasikan dengan teknik relaksasi progresif terhadap tekanan darah (TD) pada hipertensi klasifikasi grade 1. Penelitian ini merupakan pre eksperimen dengan desain one group pre-post test design dengan jumlah sampel 20 orang menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test (Sig. 0.05).Berdasarkan hasil penelitian diperoleh p value 0.000 yang artinya kedua kombinasi terapi tersebut memberikan dampak yang posistif dan signifikan menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi grade 1 di Posyandu Bodroyono Kelurahan Merjosari Lowokwaru Kota Malang. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat menerapkan kombinasi terapi tersebut pada lansia dengan hipertensi kronis khususnya dengan pengobatan medis lama sebagai terapi kompelementer dan membantu pasien menerapkan terapi tersebut secara mandiri
HUBUNGAN KEBIASAAN BERMAIN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LANDINGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Yulius Umbu Zasa; Rachmat Chusnul Choeron; Arie Jefry Ka&#039;arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1991

Abstract

Kemajuan teknologi turut mewarnai konsep bermain anak. Gadget akhir-akhir ini menjadi media bermain anak yang paling diminati. Penggunaan yang berlebihan dapat memicu terjadinya dampak negatif. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur pada anak prasekolah. Desain penelitian ini dengan menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang berjumlah 64 anak. Besar sampel sebanyak 55 anak dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Kebiasaan bermain gadget sebagai variabel independen dan kualitas tidur sebagai varebel dependen. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan α=0,05. Hasil penelitian di dapatkan sebagian besar responden terbiasa bermain gadget (50,9%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan bermain gadget dengan kualitas tidur (p=0,001; OR=8,727). Gadget dapat dijadikan media untuk menstimulasi perkembangan anak, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat memicu gangguan kualitas tidur pada anak.Para orang tua diharapkan dapat mengelola waktu istirahat dengan baik dan membatasi waktu masuk penggunaan gadget pada anak terutama saat jam tidur. Technological advances have also colored the concept of playing children. The gadget has recently become the most popular children's play media. Excessive use can trigger a negative impact. The purpose of this study was to determine the relationship between the habit of playing gadgets and the quality of sleep in preschoolers. The design of this study uses a correlational analytical method with a cross-sectional approach. The population in this study were preschoolers at Dharma Wanita Landungsari Kindergarten, Dau District, Malang Regency, which amounted to 64 children. The sample size is 55 children with a simple random sampling technique. The habit of playing gadgets as an independent variable and sleep quality as dependent varebel. Data was collected using a questionnaire. Data were analyzed using chi-square test with α = 0.05. The results of the research showed that most respondents were accustomed to playing gadgets (50.9%), and there was a significant between relationship between gadget playing habits and sleep quality (p = 0.001; OR = 8.727). Gadgets can be used as a medium to stimulate child development, but excessive use can trigger sleep quality disturbances in children. Parents are expected to be able to manage rest periods well and limit the time to enter the use of gadgets in children, especially during sleep. Keywords: Gadget magazines preschool age children, Sleep quality.