Penelitian ini membahas masalah dominasi metode ceramah konvensional dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 172 Jakarta yang menyebabkan komunikasi satu arah serta rendahnya efektivitas pemahaman siswa yang heterogen. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media komunikasi pembelajaran Islam dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar siswa. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di SMP Negeri 172 Jakarta dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media komunikasi berupa visual, audio visual, digital, dan verbal mampu meningkatkan efektivitas Pendidikan Islam. Siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan mudah memahami nilai-nilai Islam. Media visual seperti poster dan infografis membantu pemahaman moral, sedangkan audio visual meningkatkan keterlibatan emosional. Media digital seperti YouTube, Canva, dan Google Classroom memperluas interaksi, dan komunikasi verbal memperkuat karakter islami siswa. Kesimpulannya, pengembangan komunikasi meningkatkan efektivitas pendidikan dan pengamalan nilai Islam secara signifikan. Penelitian ini juga memiliki signifikansi dalam memberikan kontribusi teoritis bagi pendidikan Islam serta manfaat praktis bagi guru, siswa, dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi digital
Copyrights © 2026