Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak antar sirip dan debit aliran air terhadap kinerja perpindahan panas pada alat penukar kalor dengan media parafin. Parameter yang diamati meliputi selisih temperatur air masuk dan keluar, waktu pemanasan parafin hingga mencapai temperatur 63°C, serta laju perpindahan panas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin kecil jarak antar sirip, semakin besar selisih temperatur air dan semakin cepat waktu yang dibutuhkan parafin untuk mencapai temperatur target. Peningkatan debit aliran air juga meningkatkan selisih temperatur air, namun justru memperpanjang waktu pemanasan parafin. Selain itu, laju perpindahan panas meningkat seiring dengan semakin rapatnya jarak antar sirip dan semakin besarnya debit aliran air. Nilai laju perpindahan panas tertinggi diperoleh pada debit 12 LPM dengan jarak antar sirip 3 cm sebesar 542,60 W, sedangkan nilai terendah terjadi pada debit 4 LPM dengan jarak antar sirip 5 cm sebesar 32,78 W. Hasil ini menunjukkan bahwa konfigurasi sirip dan debit aliran air memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi perpindahan panas pada alat penukar kalor
Copyrights © 2026