Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting usaha ternak sapi Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan peternak sapi Krui, aparat desa, serta instansi terkait. Analisis SWOT diterapkan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan usaha ternak sapi Krui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi Krui memiliki potensi besar untuk dikembangkan, didukung oleh ketersediaan lahan, dukungan pemerintah daerah, dan tingginya permintaan pasar. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya penerapan teknologi pakan, serta manajemen usaha yang belum optimal. Strategi pengembangan yang disarankan antara lain peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan, penguatan akses permodalan, penerapan teknologi pakan dan kesehatan ternak, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak. Dengan implementasi strategi tersebut, diharapkan usaha ternak sapi Krui dapat berkontribusi lebih optimal terhadap peningkatan pendapatan peternak dan pembangunan ekonomi daerah.
Copyrights © 2026