Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun menghadapi tantangan persaingan yang semakin kompleks. Persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh harga dan kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan membangun persepsi dan diferensiasi melalui brand. Banyak UMKM belum mengelola merek secara terencana dan terintegrasi dalam strategi bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi membangun brand dalam meningkatkan daya saing UMKM, dengan fokus pada pembentukan identitas merek, positioning, konsistensi komunikasi, serta penguatan nilai merek sebagai aset strategis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku manajemen pemasaran dan manajemen strategis, serta publikasi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi brand yang terstruktur dan konsisten berkontribusi terhadap peningkatan diferensiasi, loyalitas pelanggan, dan keunggulan kompetitif UMKM. Brand dipahami bukan sekadar identitas visual, melainkan instrumen manajerial yang terintegrasi dengan strategi bisnis jangka panjang. Temuan ini menegaskan pentingnya pembangunan brand sebagai fondasi strategis dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
Copyrights © 2026