Kajian literatur ini menganalisis karakteristik mutu kopi arabika ateng super dan metode pengolahan pascapanen sebagai salah satu varietas utama di Dataran Tinggi Gayo. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan terkait sifat fisik, kimia, dan sensori, serta mengevaluasi pengaruh teknik pengolahan terhadap kualitas seduhan akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa biji Ateng Super memiliki ukuran yang seragam dan densitas tinggi, dengan komposisi kimia yang seimbang, kandungan kafein moderat, asam klorogenat sebesar 5–7%, serta kandungan sukrosa yang relatif tinggi yang mendukung pembentukan kemanisan, body, dan kompleksitas aroma. Karakteristik sensori yang dominan meliputi aroma floral–herbal, kemanisan seimbang, body sedang hingga penuh, keasaman rendah hingga sedang, serta aftertaste yang bersih. Analisis komparatif menunjukkan bahwa metode full washed meningkatkan kejernihan rasa dan keasaman, sedangkan metode semi-washed menghasilkan kemanisan yang lebih tinggi dan body yang lebih kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya standarisasi proses pascapanen dan pengendalian penyangraian secara presisi untuk menjaga konsistensi mutu. Penelitian lanjutan yang mengintegrasikan parameter fisik, kimia, dan sensori direkomendasikan untuk mengoptimalkan kualitas kopi Arabika Ateng Super.
Copyrights © 2026