Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pengendalian yang komprehensif di tingkat komunitas. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung program pengendalian TB, terutama dalam kegiatan edukasi, deteksi dini, serta pendampingan pasien selama menjalani pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga penderita TB. Metode yang digunakan adalah pelatihan kader melalui pemberian materi edukasi TB, diskusi, serta simulasi komunikasi kesehatan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader serta observasi keterampilan komunikasi kader dalam memberikan edukasi kepada keluarga penderita TB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader setelah pelatihan, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pada hasil post-test dibandingkan pre-test. Penilaian keterampilan komunikasi kader menunjukkan kemampuan yang cukup baik pada aspek pembukaan, kemampuan mendengarkan, penyampaian informasi TB, edukasi pencegahan penularan, serta tahap penutup. Namun, aspek edukasi mengenai pengobatan TB masih memiliki nilai rata-rata paling rendah sehingga memerlukan penguatan materi lebih lanjut. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kader kesehatan dapat meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung program pengendalian TB di masyarakat melalui edukasi dan pendampingan pasien secara lebih efektif.
Copyrights © 2026