Tifoid merupakan penyakit infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam satu minggu atau lebih disertai gangguan pada saluran pencernaan dengan atau tanpa gangguan kesadaran. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak-anak salah satunya adalah Tifoid. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat dilakukan adalah terapi kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan tifoid di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Zainab Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan pre and post test without control. Penelitian ini dilakukan di RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah anak dengan demam Tifoid yang dirawat di RSIA Zainab sebanyak 150 kasus dengan 14 sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan alat ukur berupa thermometer digital. data diolah dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji paired sample t-test kepercayaan 95%. Hasil penelitian menemukan bahwa sebelum diberikan kompres hangat, semua anak mengalami hipertermi yaitu sebanyak 14 orang (100%). Sesudah diberikan kompres hangat, mayoritas anak memiliki suhu tubuh normal yaitu sebanyak 10 orang (71.4%), sedangkan 4 orang anak setelah dilakukan kompres hangat hanya mengalami penurunan suhu tubuh dari 38,2 menjadi 37,6 dengan (28,6%). kesimpulannya ada pengaruh pemberian kompres hangat pada anak dengan demam tifoid di Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab (p=0,000).
Copyrights © 2026