Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi supervisi klinis humanistik dalam meningkatkan profesionalitas guru di MIS Madinatul Islam Desa Kalo, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi klinis telah dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu pertemuan awal (pre-conference), observasi pembelajaran, dan umpan balik (post-conference) secara sistematis. Namun, implementasi supervisi klinis konvensional belum sepenuhnya meningkatkan profesionalitas guru karena dipengaruhi faktor internal, seperti motivasi, kebiasaan lama, dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal seperti keterbatasan waktu, beban kerja, dan kompleksitas kelas. Sebagai solusi, pendekatan supervisi klinis humanistik diterapkan melalui pendekatan individual, pendampingan berkelanjutan, umpan balik konstruktif dan empatik, kolaborasi dalam evaluasi, serta fleksibilitas dalam mengatasi kendala. Pendekatan ini terbukti mendorong keterbukaan guru, meningkatkan motivasi, memperbaiki praktik pembelajaran, dan memperkuat profesionalitas guru secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa supervisi klinis humanistik merupakan model pembinaan yang efektif untuk meningkatkan mutu guru di madrasah.
Copyrights © 2026