Pendidikan seks bertujuan untuk membimbing dan membina seseorang agar memahami makna, fungsi, dan tujuan seks, sehingga dapat dilakukan dengan benar, tepat, dan legal. Tujuan pendidikan seks adalah untuk membentuk sikap emosional yang sehat terhadap masalah seksual dan membimbing anak-anak dan remaja menuju kehidupan dewasa yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seksual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode ceramah dan diskusi terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang pendidikan seks. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain uji desa pra-uji satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah sampel 26 responden dan pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji T berpasangan sederhana dengan tingkat kepercayaan <0,05. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 65,4%, dan responden yang memiliki sikap positif sebanyak 53,8%. Hasil bivariat menunjukkan untuk pengetahuan siswa nilai P = 0,000 sedangkan untuk sikap nilai P = 0,003. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan sikap tentang pendidikan seksual sebelum dan sesudah tes. Diharapkan pengetahuan dan sikap siswa tentang pendidikan seksual akan menghasilkan hal-hal positif.
Copyrights © 2024