Meningkatnya volume lalu lintas di Kabupaten Panimbang menyoroti kebutuhan mendesak untuk menilai kelayakan teknis pembangunan jalan alternatif sebagai solusi jangka panjang terhadap potensi kemacetan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis jalan alternatif dengan menerapkan metode penugasan perjalanan dan proyeksi volume lalu lintas menggunakan rumus bunga majemuk. Data primer diperoleh melalui survei lalu lintas dengan metode penghitungan lalu lintas, dan data sekunder dikumpulkan dari geometri jalan, pertumbuhan penduduk, dan statistik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat kejenuhan (DS) pada jalan yang ada adalah 0,283, dengan proyeksi peningkatan menjadi 0,401 selama 10 tahun ke depan. Penerapan metode penugasan perjalanan menunjukkan bahwa 42% kendaraan cenderung beralih ke jalan alternatif yang diusulkan, yang dirancang dengan kapasitas 5.100 pcu/jam dan kecepatan operasional 42 km/jam. Simulasi menunjukkan bahwa jalan alternatif dapat mengurangi DS menjadi 0,159 dan mengurangi waktu tempuh dari 42 menit menjadi 28 menit. Selain itu, jalan tersebut menawarkan lebih dari 70% kapasitas cadangan untuk mengakomodasi pertumbuhan lalu lintas di masa mendatang. Berdasarkan parameter jarak tempuh, kecepatan tempuh, dan kapasitas jalan, pembangunan jalan alternatif di Kecamatan Panimbang dinilai layak secara teknis.
Copyrights © 2026