Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelatihan kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan data dianalisis menggunakan bantuan software SPSS versi 21. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, di buktikan melalui analisis regresi linier sederhana yaitu Y = 5,007 + 0,874 X1 dengan nilai korelasi 0,803, nilai koefisien determinasi 64,5%, nilai t hitung (10,530) > t tabel (1,670) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Pengalaman juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan adanya hasil regresi linier sederhana Y = 4,076 + 0,903 X2 dengan nilai korelasi sebesar 0,926, nilai koefisien determinasi 85,8%, nilai t hitung (19,198) > t tabel (1,670) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan pelatihan kerja dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan dibuktikan hasil linear berganda yaitu Y = 1,588 + 0,199X1 + 0,762X2, nilai koefisien korelasi sebesar 0,933, nilai koefisien determinasi sebesar 87%, diperoleh juga nilai Uji F dengan Fhitung (201,394) > Ftabel sebesar (3,150) dan signifikansi 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2025