Oral mukositis merupakan komplikasi umum pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi dan sering tidak terdeteksi secara dini di layanan kesehatan primer. Keterbatasan kompetensi caring dan keterampilan asesmen petugas kesehatan menunjukkan perlunya intervensi edukasi yang terintegrasi dengan sistem pemantauan berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi caring, dan kemampuan deteksi dini oral mukositis pada petugas kesehatan melalui pemanfaatan Electronic Oral Mucositis Care (e-OMc) di Puskesmas Berbah. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan penggunaan e-OMc. Evaluasi dilakukan menggunakan preāpost test pengetahuan tentang oral mukositis dan asesmennya, serta observasi keterampilan asesmen menggunakan e-OMc. Sebanyak 26 petugas kesehatan mengikuti kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan tentang oral mukositis (p = 0,001), dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,8% menjadi 61,5%. Pengetahuan tentang asesmen oral mukositis juga meningkat signifikan (p = 0,001), dari 26,9% menjadi 80,8%. Seluruh peserta (100%) mampu melakukan asesmen oral mukositis menggunakan e-OMc dengan baik. Program ini efektif meningkatkan kompetensi caring dan kemampuan deteksi dini oral mukositis serta mendukung penerapan praktik berbasis bukti dalam pelayanan kanker di puskesmas
Copyrights © 2026