Dalam ekosistem penulisan ilmiah, baik dalam format laporan penelitian maupun artikel jurnal, kekeliruan dalam penggunaan istilah "metode" dan "metodologi" masih sering terjadi. Keduanya sering dianggap sinonim dan digunakan secara bergantian, padahal secara konseptual memiliki makna yang fundamental berbeda. Artikel ini bertujuan untuk mengurai kekeliruan tersebut secara tuntas, menjelaskan perbedaan dan persamaan keduanya, serta menggarisbawahi urgensi pemahaman yang benar bagi para dosen, peneliti, dan mahasiswa. Dengan merujuk pada pandangan para ahli terkemuka dan didukung oleh literatur metodologi kontemporer, artikel ini menyajikan pembahasan komprehensif mengenai dimensi filosofis, strategis, dan teknis yang membedakan keduanya. Penguasaan perbedaan konseptual ini ditegaskan sebagai salah satu pilar utama dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas tinggi, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Copyrights © 2026