Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan serta bentuk syiar pendidikan Islam dalam bidang lingkungan di Thailand. Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek ibadah dan akhlak, tetapi juga mencakup tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Di Thailand, khususnya pada komunitas Muslim minoritas, nilai-nilai pendidikan Islam diimplementasikan melalui lembaga pendidikan formal seperti madrasah, pondok pesantren, serta kegiatan dakwah berbasis masyarakat yang menekankan pentingnya kebersihan, pelestarian alam, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk menggambarkan praktik, strategi, serta tantangan dalam mensyiarkan pendidikan Islam berbasis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ajaran Islam dengan program pelestarian lingkungan mampu meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat Muslim di Thailand, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan dukungan kebijakan, sumber daya, dan posisi Muslim sebagai kelompok minoritas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan, tokoh agama, dan pemerintah untuk memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun budaya ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026