Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan motorik halus anak kelompok bermain yang belum berkembang secara optimal karena kegiatan pembelajaran sebelumnya masih terbatas pada aktivitas yang kurang memberikan stimulasi manipulatif secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan bermain plastisin di KB Santa Maria Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus anak, ditandai dengan peningkatan persentase kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) dari 0% pada Siklus I menjadi 77% pada Siklus II. Dengan demikian, kegiatan bermain plastisin efektif digunakan untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2026