Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti dampak dari lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap burnout, dengan beban kerja sebagai variabel yang memediasi pada personel AVSEC non organik di Bandara Internasional Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 57 responden yang merupakan seluruh personel AVSEC non organik dan dipilih meggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan hasil lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap burnout. Kepuasan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap burnout. Selain itu, lingkungan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap beban kerja, serta beban kerja berpengaruh signifikan terhadap burnout. Secara tidak langsung, beban kerja mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap burnout. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan kerja, peningkatan kepuasan kera serta pengendalian beban kerja memiliki peran oenting dalam menurunkan tingkat burnout pada personel AVSEC. Kata Kunci: Burnout, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, Beban Kerja
Copyrights © 2026