Abstrak: Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam keberhasilan organisasi, terutama dalam menghadapi perbedaan karakter dan gaya komunikasi antar generasi. Penelitian ini menganalisis komunikasi antara manajemen HR dan karyawan Generasi Z di PT XXXX, khususnya dalam penyampaian kritik dan respons karyawan muda. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Kemudian data tersebut akan diubah kedalam teks melalui proses transkripsi, catatan observasi, dan dokumentasi. Setelah itu, seluruh data akan direduksi melalui analisis tematik. Tujuannya untuk menemukan pola pada data yang akan membentuk beberapa tema. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menemukan tiga tima, yaitu Hubungan antar generasi, Sikap terhadap kritik, dan atmosfer lingkungan kerja. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi yang terpusat dan langsung kerap menimbulkan resistensi dan jarak emosional pada Generasi Z. Mereka lebih menerima kritik apabila disampaikan secara pribadi dengan empati dan disertai saran membangun, serta menghendaki pengakuan sebagai motivator. Temuan mendukung teori komunikasi organisasi dan motivasi Herzberg, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka dan keseimbangan faktor motivator serta higienis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pola komunikasi empatik dan sistem apresiasi untuk memperkuat loyalitas dan kenyamanan kerja dalam lingkungan multigenerasi. Kata kunci: Generasi Z, Kritik, Hubungan antar generasi, Sikap terhadap kritik, Atmosfer lingkungan kerja
Copyrights © 2026