Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital berbasis multimodal dengan tema Alltag untuk mendukung keterampilan membaca bahasa Jerman pada Niveau A1. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan pembelajar dalam memahami teks bahasa Jerman yang disebabkan oleh keterbatasan kosakata dan kompleksitas struktur kalimat, sementara media pembelajaran yang digunakan belum mampu mendukung pemahaman secara kontekstual. Meskipun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa komik digital dapat meningkatkan motivasi dan kosakata, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan pendekatan multimodal untuk mendukung proses pemahaman membaca pada tingkat pemula masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa tingkat A1 Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan, validasi ahli materi dan media, serta angket respon mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital yang dikembangkan memperoleh persentase validasi sebesar 95% dari ahli materi dengan kategori sangat layak dan 85% dari ahli media dengan kategori layak. Selain itu, respon mahasiswa menunjukkan bahwa media ini membantu memahami teks secara lebih kontekstual melalui integrasi teks dan visual. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan multimodal dalam komik digital berpotensi mendukung proses konstruksi makna dan mengurangi beban kognitif pembelajar bahasa asing tingkat pemula. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran membaca berbasis multimodal dalam pembelajaran bahasa asing. Secara praktis, komik digital yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang kontekstual dan menarik untuk meningkatkan pemahaman membaca pada tingkat dasar.
Copyrights © 2026