Latar belakang: Pekerja kantoran dengan posisi menunduk dan statis dalam waktu yang lama, otot akan berkontraksi berlebih sehingga terjadi spasme dan nyeri menyebabkan nyeri leher non spesifik lalu akan mengganggu kemampuan fungsional leher. Neck stabilization exercise dan stretching dapat menjadi latihan untuk meningkatkan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Neck Stabilization Exercise dengan Stretching terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian randomized controlled trial menggunakan rancangan two group pre test and post test dengan subjek sebanyak 24 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 diberikan perlakuan Neck Stabilization Exercise dan kelompok 2 diberikan stretching. Alat ukur yang digunakan yaitu neck disability index untuk mengukur kemampuan fungsional leher. Hasil: Hasil uji beda pre dan posttest kelompok 1 dan uji beda pre dan posttest kelompok 2 didapatkan p=0.000 (p<0,05), latihan neck stabilization dan stretching menunjukan perbedaan yang signifikan p=0.012 dengan selisih mean kelompok 1 di sapat 9.08 dan selisih mean kelompok 2 didapat 4.00. Kesimpulan: Ada beda pengaruh yang signifikan antara neck stabilization exercise dan stretching terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik.
Copyrights © 2026