Mahasiswa perguruan tinggi dituntut untuk memilikiSelf-directed learning atau kemampuan belajar mandiri, seperti merumuskan tujuan belajar, mengambil inisiatif, sertamengevaluasi proses belajar secara mandiri, di tengahperkembangan teknologi yang semakin pesat. Tujuan daripenelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaanGenerative AI dan efikasi diri terhadap Self-directed learning pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Siliwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan metode survei pada 558 mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Siliwangi Tahun Ajaran 2025/2026 sebagai populasi dan 233 mahasiswa sebagai sampelpenelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified sampling dan analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan Generative AI tidak berpengaruh signifikan terhadap self-directed learning, ditandai nilai t hitung (0,175) lebih kecil dari t tabel (1,969) dan nilai signifikansi 0,861 > 0,05; (2) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-directed learning, ditandai nilai t hitung (9,868) lebih besar dari t tabel (1,969) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (3) penggunaan Generative AI dan efikasi diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap self-directed learning, ditandai nilai F hitung (75,945) lebih besar dari F tabel (3,04) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
Copyrights © 2026