Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan penggunaan Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) dalam penyusunan passage planning guna menunjang keselamatan pelayaran secara komprehensif pada kapal MT Bagus Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan selama 12 bulan masa praktik laut melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 3 informan kunci, serta telaah dokumen navigasi. Validasi data dilakukan melalui triangulasi metode dan sumber. Findings: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ECDIS di lapangan masih terbatas pada fungsi pemantauan posisi dasar. Temuan utama mengungkap bahwa fitur keselamatan tingkat lanjut, seperti safety contour dan route check otomatis, sering kali diabaikan. Kegagalan operasional ini dipicu oleh kurangnya type-specific training dan kesenjangan pemahaman antarmuka, yang berujung pada tidak berfungsinya alarm anti-grounding secara proporsional. Implikasi: Perusahaan pelayaran wajib mengimplementasikan intervensi pelatihan spesifik berbasis pabrikan (type-specific) dan memperketat SOP navigasi. Kegagalan dalam menutup celah pelatihan ini dapat memicu kegagalan organisasional yang membuka ruang bagi kecelakaan navigasi yang fatal.
Copyrights © 2026