Keselamatan kerja merupakan aspek penting dalam operasional kapal, khususnya pada awak kapal bagian mesin yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Salah satu upaya pencegahan kecelakaan kerja adalah penerapan prosedur keselamatan yang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kedisiplinan dalam penerapan prosedur keselamatan dengan tingkat kecelakaan kerja, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan kedisiplinan awak kapal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan statistik inferensial. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang seluruhnya merupakan awak kapal bagian mesin KMP. Dharma Bahari Sumekar III. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik dengan bantuan pengolahan data layaknya SPSS.Hasil uji kualitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner valid dan reliabel. Uji asumsi statistik menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bersifat negatif antara kedisiplinan dalam penerapan prosedur keselamatan dengan tingkat kecelakaan kerja, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik pada taraf kepercayaan 95%. Selain itu, faktor-faktor seperti pengetahuan keselamatan, kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja, motivasi, keteladanan pimpinan, serta pengawasan dan penegakan disiplin berperan dalam membentuk tingkat kedisiplinan awak kapal.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kedisiplinan memiliki kecenderungan menurunkan tingkat kecelakaan kerja, pengaruhnya belum terbukti signifikan secara statistik. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan kedisiplinan yang komprehensif melalui pembentukan budaya keselamatan kerja di lingkungan kapal.
Copyrights © 2026