Atlet sepak bola usia remaja, khususnya para siswa kelas 12, sering menghadapi dilema krusial antara fokus total pada karir profesional atau melanjutkan pendidikan tinggi. Ketidakseimbangan ini berisiko memutus pendidikan formal atau menurunkan performa akibat manajemen waktu yang buruk. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi konsep Dual Career sebagai strategi solutif. Kegiatan dilaksanakan di SMK Al-Jabar Kab Cirebon, dengan sasaran 30 siswa konsentrasi sepak bola. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan sharing session mengenai manajemen waktu serta perencanaan karir pasca-atlet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur pemahaman mitra. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman peserta sebesar 88% mengenai pentingnya menjaga keseimbangan akademik dan olahraga. Selain itu, terbentuk pola pikir baru bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi investasi masa depan tanpa harus mengorbankan impian pesepakbola profesional. Kesimpulannya, sosialisasi Dual Career sangat efektif dan mendesak diterapkan guna mempersiapkan masa depan atlet yang lebih holistik.
Copyrights © 2026